About me

Jumat, 29 Juni 2012

PENYAKIT GINJAL PADA KEHAMILAN

Perubahan fungsi ginjal pada kehamilan
žDalam kehamilan  terdapat perubahan-perubahan fungsional dan anatomic ginjal dan saluran kemih, yang sering menimbulkan gejala-gejala dan kelainan fisik dan pemeriksaan hasil laboraturium.
 
žPerubahan anatomic terdapat peningkatan pembuluh darah, dan ruangan intertisiil pada ginjal. Dan juga ginjal akan memanjang kira-kira 1 cm. Semuanya itu akan kembali normal setelah melahirkan. Ureter, pielum dan kaliks mengalami pelebaran dalam kurun waktu yang pendek sesudah kehamilan 3 bulan, dan terutama pada sisi sebelah kanan.

penyakit ginjal yang menyertai kehamilan dan persalinana, diantaranya :

žInfeksi saluran kemih
ž Gagal ginjal mendadak dalam kehamilan
ž Batu Ginjal
ž Ginjal Polikistik
žTBC Ginjal
 

1. Infeksi saluran kemih
žInfeksi saluran kemih adalah bila pada pemeriksaan urin, ditemukan bakteri yang jumlahnya lebih dari 10.000 per ml
ž
žEtiologi
žpenyebaran kuman melalui pembuluh darah atau saluran limfe, akan tetapi yang terbanyak atau tersering adalah kuman-kuman naik ke atas melalui uretra, ke dalam kandung kemih dan saluran kemih yang lebih atas
ž
žMacamnya
ž
žSistitis
žSindroma Nefrotik


SINDROMA NEFROTIK
kumpulan gejala yang terdiri atas edema, proteinuria (lebih dari 5 gram sehari), hipoalbuminemia, dan hiperkolesterolemiakumpulan gejala yang terdiri atas edema, proteinuria (lebih dari 5 gram sehari), hipoalbuminemia, dan hiperkolesterolemia
akibatkan oleh reaksi antigen-antibodi dalam pembuluh-pembuluh kapiler glomerulus. 

KOMPLIKASI YANG SERING TERJADI
žAborsi spontan
žPertumbuhan janin terhambat
žKelahiran spontan

2). Gagal ginjal mendadak dalam kehamilan
žmerupakan komplikasi yang sangat gawat dalam kehamilan, gagal ginjal mendadak ini sering dijumpai pada kehamilan muda 12-18 minggu, dan kehamilan telah cukup bulan
ž
žPada kehamilan muda, sering diakibatkan oleh abortus septic yang diakibatkan oleh bakteri Chlostridia welchii atau streptococcus


Tanda dan gejala serta  pencegahan
-adanya tanda-tanda oligouria
-Sepsis
-pembekuan darah intravaskuler

Pencegahan
žPerdarahan, syok, dan infeksi segera diatasi atau Penangan kehamilan dan persalinan dengan baik
ždiobati dengan baik
žPemberian trannfusi darah dengan hati-hati.


Batu ginjal
Batu saluran kemih dalam kehamilan tidaklah biasa. Frekuensinya sangat sedikit 0.03-0,07%.
Walaupun demikian perlu juga diperhatikan karena urotiasis ini dapat mendorong timbulnya infeksi saluran kemih, atau menimbulkan keluhan pada penderita berupa nyeri mendadak, kadang-kadang berupa kolik, dan hematuria.
  Perlu anamnesis tentang riwayat penyakit sebelumnya, terutama mengenai penyakit saluran kencing, untuk membantu membuat diagnosis urolitiasis. Diagnosis lebih tepat dengan melakukan pemeriksaan intravenous pielografi; akan tetapi janin harus dilindungi dari efek penyinaran. hal ini dapat pula dengan USG dan MRI.


Ginjal polikistik
Ginjal polikistik merupakan kelainan bawaan (herediter). Kehamilan umunya tidak mempengaruhi perkembangan pembentukan kista pada ginjal, begitu pula sebaliknya


tuberculosis ginjal
žJarang terjadi pada wanita hamil, namun bila ada komplikasi yang dapat terjadi  yaitu abotus dan janin yang terinfeksi. Mortalitas ibu dan bayi apabila tidak diobati berkisar 30-40%

Penanganan TBC ginjal dalam kehamilan:
žKonservatif, dengan mengobati gejala yang timbul sampai akhir kehamilan.
žPaliatif, dengan melakukan terminasi kehamilan bertujuan untuk mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh proses tuberculosis.
žRadikal, yang terdiri atas nefroktomi atau kombinasi aborsi dan nefrektomi.

0 komentar :

Poskan Komentar